KH ABU BAKAR BANDAR KIDUL KEDIRI
Sosok ulama kharismatik asal Kediri, Jawa Timur, yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Salafiyyah Bandar Kidul.
Beliau dikenal luas sebagai ulama pejuang dan ahli ilmu falak (astronomi Islam) yang hidup sezaman serta bersahabat karib dengan pendiri Ponpes Lirboyo (KH Abdul Karim) dan pendiri Ponpes Kedunglo (KH Ma'roef).
Perjuangan beliau di Desa Bandar Kidul dimulai dari sebuah mushola kecil atau masyarakat setempat mengenalnya dengan istilah langgar angkring.
Karena semakin banyak warga sekitar yang datang mengaji, mushola tersebut berkembang menjadi pondok pesantren kecil yang kemudian resmi berdiri sebagai Pondok Pesantren Salafiyyah pada tahun 1949/1950.
Modal utama KH Abu Bakar dalam mengajar dan membangun basis keagamaan di sana adalah kedalaman ilmunya di bidang ilmu falak, sebuah keahlian yang sangat dihormati untuk menentukan arah kiblat dan penanggalan Islam secara akurat.
KH Abu Bakar merupakan bagian dari "Tiga Serangkai" ulama sepuh di kawasan barat Sungai Brantas, Kediri, bersama KH Abdul Karim (Mbah Man Lirboyo) dan KH Ma'ruf Kedunglo.
Dalam catatan sejarah lokal, beliau tercatat pernah aktif di struktural NU Kota Kediri sebagai Katib Syuriah dan ikut mengawal para ulama dalam masa-masa genting pergerakan kemerdekaan dan pasca-kemerdekaan.
.

